Maluku UtaraTernate

Konferda DPD Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Malut ke III Resmi Dibuka

349
×

Konferda DPD Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Malut ke III Resmi Dibuka

Sebarkan artikel ini
Dok. Media | Konferda GMNI Malut ke-III

TERNATE, JELAJAHPOST.COM – Ketua Umum (Ketum) Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI), Risyad Fahlefi, menghadiri Konferensi Daerah (Konferda) ke-III Dewan Pimpinan Daerah (DPD) GMNI Maluku Utara yang digelar di Gedung Mina, Asrama Haji, Kota Ternate, Sabtu (28/2/2026).

Ketum DPP GMNI didampingi Irfandi Norau selaku Wakil Ketua Bidang Riset dan Teknologi serta Recky Forno, Ketua Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral.

Dalam sambutannya, Risyad menegaskan pentingnya soliditas dan rekonsiliasi internal demi memperkuat peran organisasi di daerah. Ia mendorong seluruh kader GMNI Maluku Utara untuk bersatu dan membangun organisasi yang lebih progresif serta responsif terhadap dinamika daerah.

“Saya percaya seluruh kader GMNI adalah calon pemimpin bangsa. Konferda ini harus menjadi momentum rekonsiliasi dan konsolidasi untuk membawa DPD GMNI Maluku Utara lebih baik ke depan,”kata Risyad, Sabtu (28/2/26)

Risyad juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Persatuan Alumni (PA) GMNI Maluku Utara atas dedikasi dan komitmennya dalam menjaga eksistensi GMNI sebagai organisasi kaderisasi yang berpihak pada rakyat.

Konferda DPD GMNI Malut tahun ini mengusung tema “GMNI sebagai Antitesa dalam Mengawal Kebijakan Pemerintah Daerah demi Terwujudnya Trisakti Bung Karno.” Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Gubernur Malut, Kapolda Malut, Dandim Babullah, serta DPD PA GMNI Malut.

Sementara itu, Ketua Panitia Konferda, M. Asrul, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada dua kader yang saat ini bertugas di DPP GMNI, yakni Irfandi Norau dan Recky Forno. Ia menilai, keduanya memiliki peran besar dalam proses rekonsiliasi dan penyatuan kembali GMNI Maluku Utara.

“Kita harus berterima kasih yang sebesar-besarnya kepada dua kader yang telah bertugas di DPP GMNI. Bung Fandi dan Bung Recky adalah dua kader yang tanpa kita sadari, atas berkat dan upaya merekalah GMNI Maluku Utara kembali disatukan,”jelasnya

“Atas kedewasaan dua kader tersebut, kita bisa melihat dan menata kembali GMNI Maluku Utara setelah sebelumnya terjadi konflik kepentingan para senior yang mengakibatkan perpecahan,”sambung Asrul.

Konferda ke-III ini diharapkan menjadi titik balik kebangkitan GMNI Maluku Utara dalam memperkuat konsolidasi organisasi serta mempertegas peran GMNI sebagai kekuatan moral dan intelektual dalam mengawal kebijakan pemerintah daerah demi terwujudnya cita-cita Trisakti Bung Karno. (As)