HALSEL,JP| Sering terjadi luapan air akibat banjir disalah satu sungai yang melintasi pemukiman di Desa Kurunga, Kecamatan Kepulauan Joronga. Memicu Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Maluku Utara melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Halmahera Selatan bergerak untuk membangun Jembatan Penyeberangan antara Rumah warga
Namun, pembangunan jembatan itu dinilai tidak relevan dan menuai berbagai komentar dari warga, salah satunya Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kurunga, Dedi Ilyas. Dalam pesan whatsappnya Dedi menuliskan keberatan dengan ketinggian Jembatan karena kemungkinan tinggi abutmen yang diperkirakan mencapai 2 meter itu, tergambar jika saat oprit jembatan dibangun maka, akan melintasi Rumahnya yang berjarak sekitar 2 meter dari abutmen
“Tinggi kuda-kuda diperkirakan mencapai 2 meter. Maka bisa dipastikan oprit jembatan akan melintas di Depan Rumah saya yang ketinggiannya bisa lebih dari satu meter,” tulis Dedi saat dikonfirmasi jelajah, pada Selasa (19/12/2023)
Selain itu, material toko berupa besi yang digunakan kontraktor, yakni besi dengan size 8 mili meter (Besi delapan sebutan lazim masyarakat setempat) yang memungkinkan umur jembatan akan tidak bertahan lama
“Baik kuda-kuda, abutmen maupun ring balok jembatan, pekerja hanya menggunakan besi delapan mili meter. Kondisi bangunan memang terlihat kokoh namun, material besi yang digunakan dinilai tidak sesuai,” ucapnya dalam pesan
Tak hanya material, Ketua BPD juga menyebutkan jika, dalam pembangunan jembatan dimaksud tidak terlihat papan informasi yang di pampang, sehingga besar anggaran dan sumber dana yang digunakan tidak diketahui oleh warga setempat
“Diluar dari tinggi dan material yang dinilai tidak sesuai, sumber dan besar dana pun tidak diketahui karena tidak adanya papan informasi,” cetusnya
Untuk diketahui jika pembangunan jembatan itu, berasal dari BPBD Halsel yang kemudian berkolaborasi dengan Pemerintah Desa Kurunga, sehingga semua pekerjaan dikerjakan oleh Kepala Urusan, Kepala Seksi dan RT
“Pekerjaan diserahkan ke Pemerintah Desa jadi sudah pasti akan dikerjakan oleh perangkat Desa,” imbuhnya
Dilain pihak Kepala Desa Kurunga Kecamatan Kepulauan Joronga Azhar Sidangoli, saat dikonfirmasi jelajah via pesan whatsapp tidak merespon
Hingga berita ini diterbitkan wartawan masih dalam upaya mengkonfirmasi Kepala BPBD Kabupaten Halmahera Selatan (Awhy)













