Halmahera SelatanHeadlineJakartaMaluku Utara

Mahasiswa Halsel Bersama Pers di Jakarta, Dukung Pengusulan Princes Van Kasiruta Jadi Pahlawan Nasional

97
×

Mahasiswa Halsel Bersama Pers di Jakarta, Dukung Pengusulan Princes Van Kasiruta Jadi Pahlawan Nasional

Sebarkan artikel ini
Sejumlah Mahasiswa asal Halsel Malut di Jakarta

JAKARTA, JELAJAHPOST.COM | Generasi Muda Kesultanan Bacan (Gema Suba) dan wartawan di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) mengusulkan penobatan Princes Van Kasiruta atau dikenal dengan Boki Fatimah, sebagai usulan tokoh Pahlawan Nasional di dunia Jurnalis.

Hal itu direspon baik oleh sejumlah mahasiswa dan wartawan Halsel Maluku Utara yang sedang berada di Jakarta, dengan mendukung penuh usulan tersebut.

Mahasiswa S2 Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) asal Bacan Halsel, Ojie (sapaan) mengatakan, usulan tersebut merupakan usulan sakral yang wajib direspon dan diberi dukungan dari berbagai kalangan di Maluku Utara khususnya di Halmahera Selatan.

Kesakralan akan dukungan itu menjadi lebih layak bagi Ojie dengan alasan Boki Fatimah adalah puteri keturunan Kesultanan Bacan. Dedikasi Boki Fatimah, dan atas dukungan materi ayahnya sehingga surat kabar pertama di Indonesia (Medan Prijaji) dapat didirikan oleh bapak pers nasional Tirto Adji Soerjo.

“Dukungan Boki Fatimah sebagai pahlawan nasional adalah dukungan sakral. Kita tentu akan bangga jika Boki Fatimah di jadikan pahlawan nasional. Tentu itu wajib didukung oleh semua kalangan di Halsel, “kata Ojie kepada media, di rumah makan Kie Raha Ciputat, Jakarta Pusat, Kamis (14/2/25)

Selain itu, Ia menilai kehadiran beberapa wartawan dari Halsel ke Jakarta merupakan langkah baik dalam mencari relasi dan peluang untuk usulan tersebut.

“Kehadiran teman-teman dari Halsel di Jakarta kami sangat apresiasi. Itu bagian dari keseriusan untuk mendukung usulan tersebut. Perlu ada relasi lebih lanjut untuk usulan itu, “ujarnya.

Sementara itu, Mursal Bahtiar, biasa disapa Ucal, kontributor media nasional Ketik.co.id asal Halsel menyampaikan, ia datang ke Jakarta awalnya ingin merayakan Hari Pers Nasional yang diselenggarakan di dua tempat berbeda. Namun dengan alasan tertentu, Mursal mengurungkan niatnya. Ia lebih memilih mendorong Boki Fatimah sebagai Pahlawan Nasional dengan membangun jejaring di Ibu Kota Jakarta.

“Bukan bingung, saya lebih memilih untuk mendukung Boki Fatimah sebagai pahlawan nasional, meski harus tertatih di Jakarta. Alhamdulillah! saya dan sejumlah rekan sudah membangun diskursus dengan sejumlah aktivis, akademisi dan sejumlah tokoh penting di Ibukota Jakarta untuk mendukung proyeksi usulan mulia ini, “kata Ucal.

“Paling tidak setelah ini kembali ke daerah, ada sedikit loyalitas dan dedikasi untuk daerah sendiri, “imbuhnya.

Untuk mendukung upaya ini, Ucal meminta dukungan dari Pemerintah Daerah Halmahera Selatan untuk menindaklanjuti usulan yang sudah diserukan sekian lama itu.

“Kami berharap, Insya Allah Pemda dan semua tokoh di Maluku Utara ikut mendukung usulan ini, “tandas Ucal.

Diketahui, bukit Borero tepatnya di Desa Amasing Kota, Kecamatan Bacan, Halmahera Selatan menjadi peristirahatan abadi Boki Fatimah atau Prinses Van Kasiruta

Perjalanan Prinses Van Kasiruta bagi masyarakat Maluku Utara sebagai jurnalis tidak banyak diketahui, bahkan hampir tidak ada yang tahu. Pada umumnya, masyarakat hanya tahu bahwa sang puteri sebagai istri dari Bapak Pers Nasional Tirto Adhi Soerjo. (red/tim)