Halmahera SelatanHeadlineMaluku Utara

Rutin Pemeriksaan Kesehatan di Desa Mano Obi Selatan, Pemdes Berharap Pelayanan Terus di Tingkatkan

197
×

Rutin Pemeriksaan Kesehatan di Desa Mano Obi Selatan, Pemdes Berharap Pelayanan Terus di Tingkatkan

Sebarkan artikel ini
Dok. Sumber Pemdes Mano | Pemeriksaan Kesehatan di Balai Desa

HALSEL, JELAJAHPOST.COM | Tak ada kata terlambat untuk selalu memperhatikan kesehatan, bagi masyarakat Desa Mano, Kecamatan Obi Selatan, Halmahera Selatan (Halsel). Pustu Desa selalu hadir sebagai solusi akses kesehatan bagi warga setempat.

Kader Pustu Desa Mano, bersama dengan petugas Puskesmas Obi Selatan, selalu memulai kegiatan rutin pemeriksaan kesehatan kepada masyarakat sejak bulan Januari tahun 2025.

Berbagai program kesehatan, seperti penimbangan, pengukuran, imunisasi, pemberian makanan bergizi kepada Bayi lima tahun (Balita), pemeriksaan ibu hamil, pemeriksaan kesehatan terhadap lansia, dan juga akan diterapkan pencegahan stunting pada bulan depan.

Program kesehatan ini juga, tidak terlepas dari komitmen Pemerintah Desa (Pemdes) Mano, yang bagaimana benar-benar mengutamakan kesehatan masyarakat setempat.

Kepala Desa (Kades) Mano, Fahrudin Lamaca, bahkan menghimbau kepada Kader Pustu dan petugas Puskesmas agar pelayanan kesehatan di desa terus dimaksimalkan.

“Saya lebih berharap agar petugas pelayanan kesehatan lebih ditingkatkan, baik itu para Kader Posyandu dan Honorer Pustu. Yang juga berkolaborasi dengan para biang Desa selaku pembantu Bidan, “imbuh Kades Mano, kepada Jelajahpost.com, Kamis (15/5/25)

Dikatakan, meskipun kehadiran atau partisipasi belum mencapai 100 %, Pemdes Mano terus berkomitmen dalam memberikan pemahaman dan pengertian kepada masyarakat.

“Kita melihat, partisipasi Ibu hamil belum mencapai 100℅ untuk melakukan pemeriksaan atau kontrol di Pustu maupun Posyandu. Begitu juga dengan balita, lansia atau lainnya, hampir rata-rata yang hadir sekitar 70 persen, “kata Kades.

Ini merupakan tugas utama bagi Pemdes Mano dan petugas layanan kesehatan agar dapat memberikan pemahaman dan pengertian kepada masyarakat Desa Mano.

“Dan Kader pembangunan manusia (KPM) juga harus lebih disiplin dalam pengambilan data lapangan baik itu ibu hamil, balita, lansia, dan para penderita penyakit kronis maupun jenis penyakit lainnya agar pelayanan kesehatan lebih efektif kepada masyarakat, “tandasnya.

Masyarakat Desa Mano tentunya akan sangat dimudahkan dengan adanya pelayanan kesehatan Pustu Desa. Fasilitas ini mendekatkan mereka jika hendak memeriksakan kesehatan, tanpa harus jauh-jauh dari rumah. (red)