HALSEL, JELAJAHPOST.COM | Dr. Muhammad Kasuba (MK) figur Calon Gubernur Maluku Utara, nomor urut 3 (tiga) menggelar silaturahmi tatap muka bersama keluarga besar di Desa Bibinoi, Kecamatan Bacan Timur Tengah, Halmahera Selatan, Kamis (7/11/2024)
Kedatangannya di tanah kelahirannya itu, langsung disambut antusias masyarakat dengan tarian cakalele khas daerah Tobelo Galela (Togale), mengiringi sepanjang perjalanannya menuju lokasi silaturahmi yang sudah disiapkan.
Dalam sambutannya Muhammad Kasuba menyebut, bahwa dirinya adalah bagian utuh atau orang asli Bibinoi berdarah Togale.
“Darah saya Togale, orang asli Bibinoi, jadi kedatangan Muhammad Kasuba ini bersilaturahmi dengan keluarga besar di Bibinoi, “sebutnya.

Beliau juga sedikit menekankan, tidak terlepas dari tahapan politik saat ini. Dimana pentingnya untuk berpolitik yang santun, jujur tanpa money politik di Bibinoi. Memilih pemimpin yang benar-benar untuk mensejahetarahkan masyarakat.
“Saya yakin tidak ada politik uang di Desa Bibinoi, jika itu ada, dia bukan orang Bibinoi. Pilihlah pemimpin dengan hati, yang dimana bisa memimpin untuk kesejahteraan Masyarakat Halmahera Selatan dan Provinsi Maluku Utara, “cetus MK.
Selain itu MK memaparkan, bahwa keberlanjutan kesehatan dan pendidikan gratis di Maluku Utara sangat penting untuk kemajuan suatu daerah melalui sumber daya manusia
“Jika ada anaknya yang ingin melanjutkan pendidikan kesehatan, kita berikan beasiswa. Untuk apa, agar disetiap kabupaten/kota, kecamatan hingga ke desa, kita bisa memiliki dokter, yang benar-benar orang Maluku Utara, “katanya.
Pendidikan lainnya juga pasti kita tingkatkan di semua jurusan, isnsiyur pembangunan, di bidang ketahanan pangan dan sebagainya.
“Apalagi disetiap kabupaten/kota di Maluku Utara memiliki potensinya masing-masing, salah satunya di kabupaten Halmahera Selatan, dan peningkatan itu harus dimulai dari desa, “ungkap Muhammad Kasuba
Tokoh agama Maluku Utara bergelar doktor ini, juga sedikit menjelaskan paket programnya yang agamis dan toleransi antar ummat beragama, dicanangkan disetiap kabupaten/kota hingga ke desa.
“Saya sedikit katakan, jika MK-BISA dipercaya memimpin Maluku Utara, kami akan canangkan program agamais, berkolaborasi dengan kabupaten/kota, “ungkapnya
Kenapa, karena kami ingin disetiap masjid dan gereja selalu penuh, ini dapat menjadikan pemerintahan dari tingkat desa hingga provinsi makin bersih dan terjaga dari penyalahgunaan.
“Hindari minuman keras, saya beri satu contoh. Kepala desa kedapatan di kaffe, konsumsi minuman keras. Langsung dicopot. Korupsi dana desa atau sebagainya itu masih ada mekanisme hukumnya, masih bisa di toleransi, tapi tidak dengan minuman keras, “sambungnya sembari menutup. (Red)













