DaerahHalmahera SelatanHeadlineMaluku UtaraNasional

Mungkinkah Halmahera Selatan Jadi Tiga Kabupaten/Kota.! Ini Kata Bupati Bassam

203
×

Mungkinkah Halmahera Selatan Jadi Tiga Kabupaten/Kota.! Ini Kata Bupati Bassam

Sebarkan artikel ini
Bupati Halsel Bassam Kasuba saat ditemui sejumlah media pasca selesai menghadiri agenda pelantikan Ketua dan Wakil Ketua DPRD Halsel periode 2024-2029 di Aula Saruma DPRD Halsel, Kamis (9/1/25)

HALSEL, JELAJAHPOST.COM | Wacana pemekaran daerah atau Daerah Otonomi Baru (DOB) di Halmahera Selatan (Halsel) telah diusulkan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri)

Hal itu diutarakan Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba. Beliau mengakuh telah berkoordinasi dengan Mendagri terkait rencana pemekaran daerah di Halmahera Selatan.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Kemendagri, dan Obi sudah masuk, tapi memang tenggak waktunya cukup lama, jadi harus ada penyesuaian lagi terkait data-data dan dokumen yang ada, “ujarnya saat ditemui media di Aula Saruma DPRD Halsel, pada Kamis (9/1/2025) lalu.

Orang nomor satu di Halsel itu juga mengungkapkan harapannya, dengan tidak menutup kemungkinan Halmahera Selatan dimekarkan menjadi 3 (tiga) kabupaten/kota yakni, Pulau Obi, Bacan dengan kotanya sendiri, sementara Halsel berpindah dan ber ibu kota di Gane.

“Yang kita harapkan memang sesuai dengan pemetaan, paling tidak Halmahera Selatan bisa menjadi 3 kabupaten/kota, “terangnya.

“Tetapi kemudian kaitannya jadi kota atau kabupaten akan dikaji lagi bersama tim khusus, terkait data-data atau dokumen pemenuhan persyaratan-persyaratannya, “tambah Bupati.

Bassam menyebut pastinya dalam upayah pemekaran tersebut mengikuti persyaratan tertentu yang dikeluarkan oleh Kemendagri, seperti salah satunya persiapan infrastruktur dan fasilitas penunjang daerah.

“Itu yang nanti kita pelajari dan di kaji, sehingga pemetaan infrastrukturnya bisa kita sesuaikan. Sehingga dapat memutuskan moratorium pemenuhan daerah otonomi baru, “tandasnya.

“Sementara ini data di Kemendagri, ada 12 daftar pemekaran daerah termasuk Obi. Sehingga kita berharap moratoriumnya bisa dicabut, “pungkasnya.

Diketahui pemerintah pusat saat ini memberi sinyal untuk mencabut moratorium DOB dengan skema terbatas. (KnM)