Halmahera SelatanHeadlineMaluku UtaraNasionalPemerintahan

Merah Putih Sobek dan Kusam, Disnaker Halsel Dinilai Tak Peduli Lambang Negara

1630
×

Merah Putih Sobek dan Kusam, Disnaker Halsel Dinilai Tak Peduli Lambang Negara

Sebarkan artikel ini
Dok. Media

HALSEL, JELAJAHPOST.COM | Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-80 tahun, sikap tidak peduli terhadap lambang negara (bendera) diperlihatkan salah satu instansi pemerintah Halmahera Selatan (Halsel) yakni Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Halsel.

Bagaimana tidak, Disnaker Halsel diduga lalai dalam menjaga kehormatan lambang negara. Bendera Merah Putih yang terpasang di depan kantor sudah dalam kondisi sangat memprihatinkan, warnanya memudar dan terlihat sudah sobek dibeberapa bagian.

Ironisnya lagi, bendera tersebut juga diduga tidak pernah diturunkan, dan dibiarkan berkibar dalam kondisi rusak, tanpa adanya upaya pergantian atau perawatan dari pihak Dinas. Padahal saat ini negara Indonesia telah memasuki bulan kemerdekaan.

Hal ini memicu kekecewaan dari berbagai pihak, yang menilai Disnaker seolah-olah stelan cuek terhadap lambang negara. Padahal Disnaker merupakan instansi pemerintahan di Kabupaten Halmahera Selatan.

“Terlihat sekali bendera sudah rusak. Ini bukan sekedar soal bendera yang sobek, tapi ini soal penghormatan terhadap lambang negara, “terang Iswan, seorang warga sekitar, Selasa (5/8/2025)

Iswan menilai, Disnaker telah mengabaikan nilai-nilai nasionalisme sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan.

“Sangat disayangkan jika dinas pemerintahan selaku pelayanan masyarakat itu sendiri yang tidak memberikan contoh yang baik terhadap masyarakat, “sesalnya.

Publik tentunya menginginkan adanya teguran tegas dari Pemda Halsel, agar kejadian serupa tidak terjadi di instansi lain.

“Penghormatan terhadap lambang negara bukan pilihan, melainkan kewajiban seluruh elemen bangsa dan negara, “tandasnya.

Hingga berita ini ditayangkan awak media dalam upayah konfirmasi, namun belum mendapatkan tanggapan dan jawaban. (red)