DaerahHeadlineMaluku UtaraPendidikanTernate

Mahasiswa Pendidikan Biologi Unkhair Ternate Gelar Eksplorasi Flora di Jalur Pendakian Gunung Gamalama.

986
×

Mahasiswa Pendidikan Biologi Unkhair Ternate Gelar Eksplorasi Flora di Jalur Pendakian Gunung Gamalama.

Sebarkan artikel ini
Sumber | Prodi Pendidikan Biologi Universitas Khairun Ternate.

TERNATE, JELAJAHPOST.COM | Mahasiswa Jurusan Biologi Universitas Khairun (Unkhair) Ternate melakukan kulia lapangan berupa Eksplorasi Flora di Jalur Pendakian Gunung Gamalama, Kota Ternate, Maluku Utara. Bertujuan mempelajari keanekaragaman hayati flora lokal dan serta potensi alam di kawasan tersebut.

Eksporasi berjalan selama 1 hari di jalur pendakian gunung Gamalama melibatkan 20 mahasiswa dan 2 dosen pembimbing. Tim mengumpulkan data flora secara spesifik tumbuhan lokal yang berada di sekitar gunung Gamalama.

Salah satu Mahasiswa Pendidikan Biologi Unkhair saat Explorasi di Gunung Gamalama Ternate.

Gunung Gamalama terletak pada koordinat 010 48’ LS dan 1270 19,5’ BT serta berada di tengah luas daratan sebesar 250,85 kilometer persegi dan luas wilayah laut sebesar 5.547,55 kilometer persegi. Gunung api ini berada pada ketinggian (+1.715 MDPL) di atas kota Ternate mulai dari bibir pantai Ternate. Gunung Gamalama memiliki keunikan tersendiri dalam hal keanekaragaman hayati.

“Kami menginventarisasi spesies tumbuhan, diantaranya adalah spsies endemik populer dan beberapa adalah spesies yang kurang diperhatikan tetapi memilili potensi sebagai pasma nutfah flora gunung gamalama. Contoh bebera kelompok tumbuhan yang terdata ialah beberapa tumbuhan paku, enau dan pisang hutan endemik maluku utara, “ujar Ketua Tim Fasli Adnan, Sabtu (4/1/25)

“Beberapa tumbuhan juga di temukan di jalur atas pendakian pada ketinggian diatas 1000 MDPL seperti jenis alang-alang, biasanya masarakat lokal menyebutnya dengan kusu-kusu, “tambah Fasli.

Fasli Adnan berharap eksporasi ini dapat memberikan manfaat bagi pelajar dan mahasiswa juga masyarakat umum tentang eksistensi tumbuhan lokal Ternate terutama tumbuhan gunung Gamalama, sehingga dapat melalukan pelestarian keanekaragaman hayati di gunung Gamalama.

Diketahui pakar tumbuhan dan pakar pendidikan konservasi yang juga dilibatkan pada eksplorasi ini ialah Bapak Suparman, Ahli spesialis taksonomi tumbuhan dan Ade Hairullah Ahli Pendidikan Konservasi.

Harapan para dosen matakuliah (A Haerullah dan Suparman) bahwa setelah kuliah lapangan, diharapkan para mahasiswa dapat memahami; jenis-jenis tumbuhan endemik yang ditemukan. (An)