JAKARTA, JELAJAHPOST.COM | Puluhan massa yang tergabung dalam Koalisi Anti Korupsi Halmahera Timur (Haltim) menggelar aksi unjukrasa di depan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) Jl. Kuningan Persada, Jakarta Selatan. Senin 10 Februari 2025
Mereka mendesak lembaga antirasuah itu segera mengusut dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan anggaran Covid-19 di RSUD Kota Maba, Haltim tahun 2019-2020 serta dana hibah LSM pada tahun 2022.
Dalam orasinya, Koordinator aksi, Asrul menyerukan agar KPK segera memanggil dan memeriksa sejumlah nama yang diduga terlibat dalam kasus tersebut. Beberapa diantaranya adalah Sitti Nur Mabud, Ubaid Yakub, Anjas Taher, Ricky Ch Richfat, Vita Sangadji, dan Edy Septiagus.
“Sebab, mereka diduga memiliki peran penting dalam dugaan korupsi anggaran penanganan pandemi di RSUD Kota Maba, Halmahera Timur, “seru Asrul, Senin (10/2/25)

Selain itu, ada anggaran hibah LSM tahun 2022 sebesar Rp.9,921,980,000,00 (sembilan miliyar sembilan ratus dua puluh satu juta, sembilan ratus delapan puluh ribu rupiah) yang diduga melibatkan Kepala Bidang (Kabid) Anggaran BPKAD saat ini, dan Sekda Haltim.
“Kami meminta KPK untuk tidak tinggal diam dan segera mengusut tuntas dugaan korupsi yang merugikan masyarakat Halmahera Timur ini. Jangan sampai kasus ini menguap tanpa kejelasan, “tegas Asrul.
Aksi ini berlangsung aman dan damai dengan pengawalan ketat dari aparat kepolisian. Namun massa aksi ini masih akan berlanjut.
“Hingga oknum-oknum yang kami sebut namanya tersebut dipanggil dan diperiksa
KPK, “tutupnya (As)













