Halmahera SelatanHeadlineMaluku Utara

Audens Bersama Komite DOB Kota Bacan, Wabup Halsel Akan Koordinasikan Dengan Bupati

235
×

Audens Bersama Komite DOB Kota Bacan, Wabup Halsel Akan Koordinasikan Dengan Bupati

Sebarkan artikel ini
Wabup Halsel Terima Audensi Komite Perjuangan DOB Kota Bacan

HALSEL, JELAJAHPOST.COM | Wakil Bupati Halmahera Selatan (Halsel) Helmi Umar Muhcsin menerima audensi dari Komite Perjuangan Daerah Otonom Baru (DOB) Kota Madya Bacan. Berlangsung di Ruang Rapat Wakil Bupati, Selasa (29/04/2025)

Ketika ditemui awak media, Wabup Halsel mengatakan bahwa, pertemuan tersebut adalah untuk menindaklanjuti surat persetujuan Komite Perjuangan DOB Kota Bacan yang di ketuai oleh Ramli Adam dan Sekretarisnya Husen Said.

“Inti dari rapat tersebut adalah dalam daftar usulan DOB yang dirilis atau dikeluarkan dan diiventarisir oleh Kementerian Dalam Negeri atau Kemendagri, “kata Helmi di ruangannya, Selasa (29/4/25)

Ada sekitar 341 usulan pembentukan DOB, dari sekian banyaknya usulan pembentukan DOB tersebut diantaranya terdiri dari 42 usulan DOB untuk Provinsi, kemudian Kabupaten 252, 36 Kota dan 6 usulan daerah isitimewa serta 5 untuk Daerah Otonomi Khusus (Otsus).

“Jadi dari rapat yang berkembang tadi, di dalamnya menyangkut dengan soal status Kota Bacan. Karena daftar yang dirilis dari 36 usulan pembentukan DOB itu, Kota Bacan tidak ada,”bebernya.

Dikatakannya bahwa, hal itu kemudian menjadi pembicaraan yang mengemuka. Menurutnya, hal itu bakal diperhatikan sebagai langkah pemerintah terhadap persoalan DOB Kota Bacan.

“Aspirasi yang dikembangkan tadi, kalau kita melihat dari awal usulan pemekaran Kabupaten Halmahera Selatan, untuk pembentukan DOB dibeberapa daerah itu menyangkut Obi, kemudian Kota Bacan dan Gane, “ujarnya

Sebenarnya ada berbagai skema yang dilakukan, sehingga ada beberapa daerah yang dianggap belum layak pada waktu itu. Tapi ada tiga daerah yang dianggap berpotensial, pertama Pulau Obi, kemudian perpindahan Halmahera Selatan ke Gane, lalu Bacan menjadi Kota Madya.

“Sehingga dalam perkembangan terkait persoalan itu, apa penilaian dari Pemerintah Pusat dan faktornya apa, hingga saat ini pihaknya belum mengetahui dan mengidentifikasi, “imbuhnya.

Helmi membeberkan, terkait pemekaran DOB yang semantara muncul untuk Halmahera Selatan itu Kepulauan Obi.

“Didalam daftar secara keseluruhan DOB di Maluku Utara itu termasuk Kota Obi dan Kabupaten Wasile di Haltim, “bebernya.

“Nah itu yang kemudian dipertanyakan oleh rekan-rekan tadi terus bagaimana langkah lanjutan dari Pemerintah Daerah, “sambung Helmi.

Wabup Halsel ini mengakuh, mendapatkan tugas langsung dari Bupati Bassam Kasuba untuk menerima dan bertemu dengan rekan-rekan dari Komite Perjungan DOB Kota Bacan.

“Hasilnya tadi juga ada beberapa catatan kalau kemudian kita kerucutkan, yang pertama adalah bagaimana kejelasan status Kota Bacan, “cetus Wabup Halsel.

Tentunya ada keinginan supaya pemerintah daerah memperjuangkan sehingga Bacan itu ditambahkan dalam 36 daftar usulan DOB yang sudah ada di Mendagri.

“Kedua, ada usulan dari teman-teman Komite Perjuangan DOB Kota Bacan, yakni selain sikap politik pemerintah daerah. Perlu juga kemudian bagaimana langkah-langkah untuk membentuk tim agar membuat kajian lebih lanjut, “tandasnya.

Helmi tampak responsif dan mendukung tuntutan aspirasi yang dibicarakan. Ia kemudian mengatakan, bakal membahas persoalan ini bersama Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba selaku Kepala Daerah, Asisten I, Bustamin, Kabag Pemerintahan, Mahmud Samiun dan bersama Kabag Hukum, Yuslan.

“Hasil pertemuan ini akan disampaikan ke Bupati, insya Allah akan ditindaklanjuti. Karena soal dokumen usulan Kota Bacan waktu itu masih ada di Kabag Pemerintahan, jadi nanti kita akan bicarakan bersama Bupati, “tutupnya (red)