DaerahHalmahera TimurHeadlineHukrimJakartaMaluku Utara

Aliansi Rakyat Haltim Soroti PT. Position, Diduga Melakukan Penyalahgunaan Dokumen IUP

193
×

Aliansi Rakyat Haltim Soroti PT. Position, Diduga Melakukan Penyalahgunaan Dokumen IUP

Sebarkan artikel ini
Front Mahasiswa dan Aliansi Masyarakat Haltim saat menyuarahkan Aspirasi di ESDM RI

HALTIM, JELAJAHPOST.COM | Sejumlah Mahasiswa dan Aliansi Rakyat Halmahera Timur (Haltim) menyoroti dugaan penyalahgunaan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) oleh PT. Poisition, dalam kegiatan operasi produksi di lokasi Izin Usaha Pertambangan (IUP) mereka.

Dugaan kuat menyebutkan bahwa perusahaan ini menggunakan dokumen AMDAL resmi milik PT. WBN Site Tanjung Ulie, yang tidak seharusnya digunakan untuk kegiatan operasional mereka.

Arjun Onga, koordinator lapangan saat aksi, menegaskan bahwa praktik tersebut berpotensi menimbulkan dampak lingkungan serius. Oleh karena itu, mereka mendesak Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, Bahlil Lahadalia, untuk turun tangan mengawasi dan memberantas praktik mafia pertambangan di Halmahera Timur.

“Kami tegas dalam persoalan ini. Kerusakan lingkungan terjadi akibat kebijakan yang tidak sesuai prosedur, tumpang tindih dokumen yang menabrak aturan, dan lemahnya pengawasan. Kami mendesak pemerintah untuk bertindak tegas, “ujar Arjun Onga dalam orasinya.

Aliansi ini juga menyoroti pencemaran Sungai Sangaji di Kecamatan Kota Maba, yang diduga kuat akibat aktivitas pertambangan PT. Poisition. Mereka menuntut investigasi mendalam serta transparansi dalam pengelolaan izin lingkungan dan pertambangan guna mencegah dampak yang lebih luas terhadap masyarakat dan ekosistem sekitar.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT. Poisition maupun PT. WBN dalam upayah dikonfirmasi, sehingga belum memberikan pernyataan resmi terkait dugaan tersebut. (Arul)