HALTENG, Jelajahpost.com – Kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Pulau Gebe terus meningkat. Data Puskesmas Pulau Gebe mencatat 484 kasus influenza pada 2024. Sementara itu, pada 2025, Januari mencatat 47 kasus, Februari 37 kasus, dan hanya dalam 13 hari pertama bulan Maret sudah ada 13 kasus.
Diduga, lonjakan kasus ini dipicu oleh aktivitas pertambangan PT Mineral Resources Indonesia (MRI) dan subkontraktornya, PT Smart Marsindo. Lokasi tambang yang berdekatan dengan permukiman warga, sekolah, serta rumah ibadah diduga menjadi faktor utama pencemaran udara, yang memperparah kondisi kesehatan masyarakat,” ujar warga kepada media Rabu, (12/3/2025).
Berdasarkan hasil wawancara dengan Kepala Puskesmas Pulau Gebe tercatat sebanyak 484 kasus influenza pada tahun 2024. Sementara itu, pada tahun 2025, Januari mencatat 47 kasus, Februari 37 kasus, dan hanya dalam 13 hari pertama bulan Maret sudah ada 13 kasus.
Pihak terkait diminta segera turun tangan menyelidiki dampak lingkungan dan kesehatan akibat operasional perusahaan tersebut. (Red/Odhe)













