HALSEL, JELAJAHPOST.COM | Dua orang Politisi asal Desa Kukupang Kecamatan Pulau Joronga, Halmahera Selatan (Halsel) memilih mengabdi politik kepada pasangan bakal calon Bupati dan bakal calon Wakil Bupati Rusihan-Muhtar di pilkada Halsel kali ini.
Keputusan keduanya mendasar pada Anggaran Dasar Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai yang diemban keduanya saat berkompetisi pada Pemilihan Legislatif beberapa waktu lalu.
Dimana, Zamrun Zaid yang mencalonkan diri sebagai calon DPRD Kabupaten Halmahera Selatan dari partai PAN dan Muksin Hi. Saleh sebagai calon DPRD Provinsi Maluku Utara dari partai Perindo.
Dikabarkan keterpihakan keduanya ke Cakada Rusihan-Muhtar bukan tanpa alasan. Pasalnya M. Zamrud sendiri akan dinobatkan sebagai sekretaris partai PAN untuk menggantikan Iswan Abubakar dan Muksin Hi. Saleh sendiri akan menggantikan Rusihan Jafar sebagai anggota DPRD Provinsi Maluku Utara terpilih periode 2024-2029.
“Zamrud ini kan akan dinobatkan sebagai Sekretaris DPD Partai PAN maka sudah pasti harus tunduk terhadap putusan partai karena PAN menjadi partai pengusung Calon Wakil Bupati dari pasangan Rusihan-Muhtar, “ucap Mukti, ketua Tim Garda MK-Bisa, Bassam-Helmi, Selasa (2/9/2024)
Lanjut Mukti, sedangkan diposisi Muksin Hi. Saleh, dia merupakan calon Legislatif Provinsi dari partai Perindo dan hadir sebagai pemenang kedua dari Rusihan Jafar, maka sudah pasti Muksin akan menunjukkan loyalitasnya kepada Rusihan agar bisa menjadi anggota DPRD Provinsi.
“Loyalis Rusihan dari politisi Bajo hanya sebatas kader partai yang harus tunduk dan patuh terhadap putusan partai dan itu dipahami oleh para politisi, “lanjutnya
Dilain pihak, Wakil Ketua Komunitas Bajo Bersatu (Kombat) Halmahera Selatan, saat dikonfirmasi Jelajahpost.com mengatakan jika, pada Pilkada kali ini, Komunitasnya tidak mencampur adukkan keputusan dengan keterpihakan politik sebagai tekanan.
Namun, secara hirarki masyarakat Bajo pasti mengetahui dan merasa terpanggil untuk menentukan pilihan kepada siapa mereka berpijak demi kemajuan Kabupaten Halmahera Selatan kedepan.
“Rasa bangga dan memiliki itu seakan hadir dengan sendirinya dan itu bukan atas dasar paksaan, namun dari komunitas ini kita tau dan berkomitmen untuk berpijak di satu titik, bahkan komitmen itu tidak hanya sebatas diungkapkan. Insya Allah langka kita akan terarah meskipun tanpa diarahkan, “kata Pria yang akrab disapa Mansur itu. (Red)













