HALTENG, JELAJAHPOST.Com – Proyek pembangunan jalan ruas Patani-Gemia yang menelan biaya puluhan milyar rupiah dari APBD Halteng tahun 2022, kini terbengkalai dan menjadi sorotan tajam warga masyarakat. Proyek yang dikerjakan oleh pemerintahan sebelumnya ini ditinggalkan begitu saja oleh pihak kontraktor, sehingga kondisi jalan yang seharusnya menjadi akses vital bagi warga, kini hancur berantakan.

Warga setempat mengeluhkan kondisi jalan yang tak kunjung tuntas, padahal proyek ini telah menelan biaya yang tidak sedikit. Jalan dua jalur dan median jalan yang seharusnya menjadi kebanggaan, kini justru menjadi bukti nyata pemborosan anggaran dan ketidakpedulian pihak kontraktor.
“Proyek ini sudah lama mangkrak, padahal jalan ini sangat penting untuk akses warga. Kami sangat kecewa dengan kinerja kontraktor yang meninggalkan proyek ini begitu saja,” ujar salah seorang warga kepada media pada tanggal 18 Agustus 2024 kemarin.
Kekecewaan warga semakin memuncak mengingat proyek ini dibiayai menggunakan uang rakyat. Mereka mendesak pemerintah setempat untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap kontraktor yang tidak bertanggung jawab dan menyelesaikan proyek jalan ini demi kepentingan masyarakat,” ungkapnya. (Odhe)













