Topik Terkini

DLH Ajak Warga Halsel Bergerak Bersama, Jaga Lingkungan Mulai dari Rumah

378
×

DLH Ajak Warga Halsel Bergerak Bersama, Jaga Lingkungan Mulai dari Rumah

Sebarkan artikel ini

HALSEL, JELAJAHPOST.COM –Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Halmahera Selatan terus memperkuat langkah strategis dalam menata sistem pengelolaan sampah di wilayah Halsel. Kepala DLH, samsu abubakar, menyampaikan bahwa peningkatan tata kelola persampahan kini diarahkan pada pembenahan infrastruktur, penataan kelembagaan, serta pelibatan pemerintah desa sebagai bagian dari sistem pengelolaan dari hulu ke hilir.

Samsu menjelaskan bahwa DLH saat ini fokus pada perannya sebagai regulator, penyusun kebijakan, dan pengawas pelaksanaan pengelolaan sampah di lapangan. beberapa kendala teknis masih dihadapi, seperti keterbatasan armada dan berkurangnya titik tempat penampungan sementara (TPS) yang kini tersisa sekitar 20 titik dari jumlah awal sekitar 50 titik.

“Penataan ulang TPS perlu dilakukan agar sesuai standar organik, non-organik, dan B3. kami juga menyiapkan rencana penguatan armada dan penambahan fasilitas penunjang,” ujar Samsu.

langkah penataan tersebut diperkuat melalui surat edaran pemerintah daerah nomor 60.1/1238/2025 tentang penanganan dan pengelolaan sampah di desa, yang menjadi landasan penting bagi pemerintah desa untuk berperan dalam sistem pengelolaan sampah.

edaran itu memuat sejumlah target yang menjadi fokus kerja DLH bersama desa, di antaranya:

Penyediaan TPS dan sarana pendukung persampahan di tingkat desa, pembentukan satu desa satu bank sampah, pengadaan kendaraan roda tiga untuk mobilisasi sampah dari permukiman ke TPS, penyediaan tong sampah pada titik-titik pelayanan, serta kewajiban desa memasukkan program persampahan dalam perencanaan pembangunan desa.

DLH juga telah berkoordinasi dengan DPMD dan Bappeda untuk mendorong pemanfaatan dana desa sesuai regulasi guna mendukung program persampahan, termasuk bank sampah dan fasilitas pendukung.

Di sisi lain, Samsu Abubakar menyampaikan harapannya agar masyarakat ikut berperan dalam pengelolaan sampah dari tingkat rumah tangga. ia mendorong warga untuk menyiapkan tempat sampah di rumah masing-masing dan memilah sampah organik serta non-organik agar pengelolaan di lapangan lebih mudah dan teratur.

“Pemilahan dari rumah akan sangat membantu, sekaligus mencegah terjadinya pembuangan sampah di sembarang tempat,” ujarnya.

Samsu juga meminta warga memanfaatkan TPS yang tersedia untuk membuang sampah secara tertib. dengan pembuangan terpusat di TPS, proses pengangkutan oleh armada DLH ke tempat pembuangan akhir (TPA) dapat berjalan lebih cepat dan efisien.

“Kalau sampah dibuang pada titik yang sudah disediakan, pengangkutannya ke TPA bisa kami lakukan lebih optimal,” tambahnya.

menurutnya, sinergi desa, masyarakat dan pemerintah daerah sangat dibutuhkan untuk mengurangi beban TPA marabose yang kini berada dalam kondisi penuh.

“Kami memastikan setiap kebijakan berjalan terukur dan berkelanjutan. penguatan di desa dan pemilahan dari rumah adalah kunci percepatan penanganan sampah di Halmahera Selatan,” tutupnya.

Reporter : Awhy