Topik Terkini

Rasay Menyatukan Dua Suku Besar di Pulau Obi

104
×

Rasay Menyatukan Dua Suku Besar di Pulau Obi

Sebarkan artikel ini

HALSEL, Jp | Para tokoh di Pulau Obi dari suku Togale dan Buton bertemu sekaligus menggelar rapat perdana untuk membahas pembentukan organisasi Rasay. Pertemuan ini berlangsung di Penginapan Permata Bacan Desa Kupal, Kecamatan Bacan Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan, pada Senin (04/03/24).

Organisasi ini diprakarsai oleh beberapa tokoh dari Pulau Obi. Diantaranya, Hi. Maslan Hi. Hasan, Noce Totononu, Jefry Daeng, DR. Iksan Subur, Yunus Najar, Budiman, Ongen, Etos Ladjame, dan Yohanes Coling.

Rapat perdana yang digelar ini dihadiri oleh 15 orang, dan pada pertemuan itu, telah dibentuk Tim Perumus yang terdiri dari 8 orang, tepatnya 4 (empat) orang dari suku Togale dan empat orang lainnya dari suku Buton. Dari suku Togale, ada Noce Totononu, Jefry Daeng, Juwanda, dan Etos Ladjame, sementara dari suku Buton yaitu Hi. Maslan Hi. Hasan, Saefudin Ayatullah, Sarjan Hasan, dan Asrullah La Abu.

Tim yang dibentuk tersebut langsung mendapat mandat untuk mempersiapkan segala sesuatu demi menuju Musyawarah Besar kerukunan Rasay Togale Buton Obi.

Menurut Hi. Maslan Hi. Hasan, selaku penggagas Organisasi ini, menyampaikan salah satu alasan penting, dibentuknya sebuah lembaga/organisasi tersebut untuk menyatukan masyarakat Obi dan mempererat tali persaudaraan antara suku Togale dan suku Buton yang berada di Pulau Obi.

Dikatakannya, kata Rasay menunjukkan suatu ikatan persaudaraan yang sangat kuat antara suku Togale dan suku Buton, hal tersebut juga dilakukan demi mengingatkan kepada anak cucu kedepannya.

“Kita harapkan kedepannya anak cucu kita mengingat kata Rasay sebagai suatu bukti ikatan yang sangat kuat antara suku Togale dan Buton, “ucapnya.

Terakhir, Ia menjelaskan, dimana pada zaman dahulu para leluhur kedua suku ini menyatakan dan mengukuhkan kata Rasay yang ditandai dengan darah, sehingga ikatan kekeluargaannya sangat kuat melebihi saudaraa kandung. (Red)