Halmahera SelatanMaluku UtaraTopik Terkini

2 Miliar DAU Mengalir Ke RS Obi, Warga : Dugaan Pembangunan Tidak Sesuai RAB

48
×

2 Miliar DAU Mengalir Ke RS Obi, Warga : Dugaan Pembangunan Tidak Sesuai RAB

Sebarkan artikel ini

HALSEL, JELAJAHPOST.COM| Pembangunan pagar Rumah Sakit Obi di Desa Kampung Buton Kecamatan Obi Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara yang dikerjakan CV. Bintang Todjoe, menelan Dana Alokasi Khusus (DAU) sebesar 2 Miliar Rupiah

Namun, pada Rabu (24/07/2024) terpantau proses pembangunan pagar tersebut dinilai banyak terjadi penyimpangan yang diduga sengaja di lakukan pihak kontraktor atau rekanan demi keuntungan sepihak

Oleh wartawan jelajahpost.com yang berada di Lokasi Pembangunan Pagar Rumah Sakit Obi, meninjau terdapat satu sisi bangunan dari sisi depan RS yang hanya direhap atau diperbaiki bangunan pagar sebelumnya (Pagar Lama) sementara ketiga sisi lainnya dibangun dari nol

Dikonfirmasi, Pengawas pekerjaan yang enggan menyebutkan namanya itu, mengaku hanya ditunjuk sebagai pengawas dan tidak mau memberikan keterangan akan perihal pembangunan tersebut.

“Sebagai pengawas saya hanya ditunjuk oleh pemegang proyek jadi, terkait hal pembangunan silahkan konfirmasi langsung dengan Kepala Pekerja (Om Bas),” tukasnya

Dilain pihak, Kepala Pekerja atau yang sering di sapa Om Nyong mengatakan jika, Volume Bangunan Pagar RS ini mencapai 800 meter, karena keempat sisi bangunan rata-rata berukuran sama yakni 200 meter, sedangkan untuk bangun baru hanya di sisi kiri 200 meter, sisi kanan 200 meter dan belakang RS 200 meter sedangkan untuk yang di depan RS hanya diperbaiki saja

“Volume pagar berkisar 800 meter, 600 meter diantaranya bangun baru dan sisanya 200 meter didepan jalan hanya direhap saja,” kata Nyong

Dilain pihak, warga setempat berpendapat jika, pembangunan pagar Rumah Sakit tersebut sudah patut untuk diduga karena terlihat sangat jelas saat papan nama Rumah Sakit yang terlihat dari depan masih bagus serta utuh dibongkar pekerja dengan alasan perintah dan akan dibangun kembali Selain itu, sisi depan lokasi RS yang sudah terdapat pagar hanya direhap.

“Kita menduga adanya permainan rekanan yang dengan sengaja meminimalisir pekerjaan atau mengurangi Volume pembangunan dengan memanfaatkan bangunan pagar yang sudah ada, sangat disayangkan karena nilainya mencapai 2 Miliar Rupiah, tapi terlihat tidak sesuai dengan bangunannya,” ucap salah satu pemuda warga setempat.

Hingga berita ini ditayangkan, wartawan masih dalam upaya mengkonfirmasi direktur CV. Bintang Todjoe (Ajhu)