DaerahPemerintahanTopik Terkini

Terkait Mangkraknya RS Pulau Makian, Ini Kata Bassam Kasuba

63
×

Terkait Mangkraknya RS Pulau Makian, Ini Kata Bassam Kasuba

Sebarkan artikel ini

HALSEL, Jp | Pembangunan Rumah Sakit Pratama (RSP) di Desa Rabutdaio, Kecamatan Pulau Makian, Kabupaten Halmahera Selatan yang belum selesai di bangun pada tahun 2023 kemarin akan tetap dikerjakan proyeknya di tahun 2024 ini.

Dari pagu anggaran pembangunan, proyek tersebut memakan anggaran senilai Rp 44,3 Miliyar yang dikerjakan PT. BINA UTAMA yang sebelumnya ditargetkan akan beroperasi diawal tahun 2024. Namun faktanya proyek tersebut tidak selesai, dikarenakan telah melewati masa kontrak kerja pada tanggal 29 Desember 2023, sementara pekerjaan tersebut baru mencapai 25 persen, selain itu juga ada dugaan terjadi Mark Up anggaran, pada tahapan pembebasan lahan dan pekerjaan katingan (harian) proyek.

Menanggapi hal itu, Bupati Kabupaten Halmahera Selatan, Hassan Ali Bassam Kasuba ketika diwawancarai soal proyek yang diduga mangkrak ini mengatakan jika masalah proyek tersebut berada di pihak rekanan karena dilihat secara mekanis proyek yang dikerjakan PT BINA UTAMA tersebut sudah melewati batas kontrak kerja.

“Kemarin saya sudah sempat sampaikan jika proyek Rumah Sakit Prima tersebut sudah lewat kontraknya, ” kata Bassam Saat ditemui sejumlah wartawan di depan Kantor BPK RI Maluku Utara. Pada Kamis (11/01/2023) kemarin.

Namun Bassam menegaskan jika proyek RSP tersebut tetap akan dilanjutkan di tahun 2024 dikarenakan proyek yang dikerjakan di Desa Rabutdaio Kec. Pulau Makian tersebut baru memakan anggaran 25 persen dari total anggaran Rp 44,3 Miliar sesuai dengan pagu anggaran. Maka akan dilanjutkan menggunakan sisa anggaran 75 persen yang sudah digeser dari anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2023 ke anggaran DAK tahun 2024.

Proyek ini baru dipakai 25 persen, sekitar Rp 8 Miliar kalau tidak salah. Untuk tahun kemarin yang tidak selesai akan diselesaikan di tahun 2024 ini,” tukas Bassam Kasuba. (*KnM)