DaerahKesehatanNasionalPemerintahanPendidikanPolitikTopik Terkini

Proyek Fisik Tetap Jalan, Bupati Bassam : “2024 Pemda Fokus Penataan Pelayanan Publik

56
×

Proyek Fisik Tetap Jalan, Bupati Bassam : “2024 Pemda Fokus Penataan Pelayanan Publik

Sebarkan artikel ini

HALSEL, Jp | Bupati Kabupaten Halmahera Selatan, Hassan Ali Bassam Kasuba berkomitmen, pembangunan proyek fisik di Halmahera Selatan, akan terus dilanjutkan. Komitmen tersebut disampaikan Bassam Kasuba saat dimintai keterangan setelah selesai membuka kegiatan Perencanaan, Rancangan Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Halmahera Selatan, di Ballroom Buana Lipu Hotel. Labuha, pada Selasa (16/01/2024) kemarin.

Bassam Kasuba mengatakan bahwa Pemerintah Daerah tetap berkomitmen untuk melanjutkan pembangunan proyek infrastruktur yang tertunda maupun yang sementara dikerjakan akan tetap berlanjut di tahun 2024.

Kita (Pemda) rapi kan soal infrastruktur, dan melanjutkan infrastruktur yang  belum tuntas. Kita tetap lanjutkan dan kita selesaikan, “kata Bupati

Bupati menjelaskan, di tahun 2024 program fisik belum terlalu banyak penambahan karena sementara difokuskan untuk menyelesaikan program fisik yang ada. Seperti beberapa item proyek yang masih dikerjakan yaitu jalan Pulau Makian, dan pembangunan Rumah Sakit (RS) Pratama yang mangkrak akan dilanjutkan dengan dana sisa, sambil meninjau perubahan anggaran ke depan. 

“Contoh jalan Pulau Makian ya, masih jalan (dikerjakan). Kemudian rumah sakit yang  mangkrak kemarin kita tetap lanjutkan dengan dana sisa, nanti ke depan kita coba di perubahan anggaran, kalau memang ada dana lebih baru kita tuntaskan, “jelasnya.

Selain itu, dikatakan Bupati. Di tahun 2024 Pemerintah Daerah fokus dalam program penataan pelayanan publik kesehatan dan pendidikan yang nantinya dapat terus ter cover oleh masyarakat, dengan adanya dorongan dari Pemerintah Daerah, mengingat di tahun 2024 memasuki tahun politik.

“Makanya kemarin kita dorong supaya ada program pelayanan jaminan kesehatan masyarakat yang semuanya ter cover, inti nya penataan pelayanan-pelayanan publik yang ada coba kita tata, kita rapikan “ucapnya. 

Dan, lanjut Bupati. Pendidikan masuk untuk revitalisasi kita (pemda), kita tata dan rapikan kembali. Karena bagaimanapun itu adalah bagian dari aset daerah yang mesti kita tata dan lebih diperhatikan. 

“karena jika Pendidikan rusak dan hancur karena tidak ditata dan tidak diperhatikan, yang rugi juga Pemerintah Daerah nantinya, “tutup Bupati Bassam Kasuba. (*KunMsy)