HALSEL, Jp | Dalam upaya meningkatkan standar pelayanan kesehatan di Pulau Obi, Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) berencana mengimplementasikan Integrasi serta meningkatkan akreditasi pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum (RSU) Pulau Obi.
Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Halsel, Asia Hasjim saat diwawancarai mengatakan di tahun 2024 ini RSU Pulau Obi yang masih berstatus akreditasi madya atau dalam kategori sedang, untuk pemberian pelayanan publik, ini akan didorong untuk mencapai pelayanan kesehatan yang terakreditasi tingkat utama.
Dengan dorongan pemerintah daerah hal tersebut segera diakomodir demi menambah pelayanan kesehatan standar Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni.
“RSU Pulau Obi masih akreditasi madya akan di akreditasi kembali untuk meningkatkan pelayanan di RSU Pulau Obi, syarat akreditasinya minimal harus ada 4 (empat) dokter spesialis dasar untuk memenuhi standar SDM, “ungkap Asia Hasjim pada Selasa (30/01/2024).
Saat ini, lanjut Asia. “Kita punya 4 (empat) dokter spesialis dasar, dan satu dokter anastesi dari RSUD Labuha yang dijadwalkan kunjungan kerja setiap dua pekan sekali untuk membantu pelayanan insetif di RS Pulau Obi.
Lebih lanjut, kata Kadinkes. Selain SDM yang menjadi standar akreditasi, sarana prasarana Alat Kesehatan (Alkes) juga menjadi standar utama untuk meningkatkan akreditas RSU Pulau Obi. Dalam hal ini Pemkab Halsel melalui Dinkes Halsel akan di anggarkan 100 miliar untuk meningkatkan serta melengkapi sarana prasaran kesehatan, tidak hanya di RSU Pulau Obi tetapi juga RSU dan 30 Puskesmas yang ada di lingkup Halsel akan diakomodir untuk perlengkapan sarana prasarana demi meningkatkan integritas pelayanan kesehatan yang insentif.
“Tahun 2024 Pemkab melalui Dinkes akan anggarkan 100 miliar lebih untuk melengkapi sarana prasarana, tidak hanya RSU Pulau Obi tetapi juga di RSU dan Puskesmas serta Pustu yang ada di Halmahera Selatan, agar dilengkapi Alkes nya, “tukas Kadinkes Halsel itu. (‘Wid)













