LABUHA, JELAJAHPOST.COM | Kepala Puskesmas (Kapus) di Halmahera Selatan (Halsel) inisial FA diduga terlibat perselingkuhan dengan seorang petugas Bidan yang tidak lain merupakan bawahannya sendiri.
FA, pria yang menjabat sebagai Kapus di desa Palamea ini, diketahui telah memiliki seorang isteri. Peristiwa dugaan tersebut terindikasi setelah media ini mendapat informasi dari berbagai sumber yakni, warga setempat dan petugas/staf Puskesmas.
Seperti yang dibenarkan salah satu sumber inisial HD. Ia menyebut, jika dugaan tersebut sudah tidak asing bagi sebagian petugas di internal Puskesmas Palamea namun, tidak diindahkan.
“Masalah ini, sudah beberapa bulan lalu diketahui oleh petugas di Puskesmas, bahkan beberapa warga desa Palamea,” akuh HD saat dikonfirmasi, Jumat (31/05/24).
Sumber lainnya juga mengatakan hal serupa. Dugaan perselingkuhan antara Kapus dengan staf di Puskesmas Palamea itu, namun sumber tersebut enggan untuk dikonfirmasi lebih lanjut.
“Iya betul, bapak dengar dari siapa yang mengatakan,! memang benar, namun saya sangat menghargai Kapus. Jadi tidak ingin terlibat dengan masalah yang dimaksud, “ungkap salah satu petugas yang tidak ingin namanya dipublis.
Selain itu, dari hasil investigasi media ini, Kapus FA juga diduga sempat mengirimkan gambar video yang tidak senonoh (vitalnya) melalui pesan whatsapp ke selingkuhannya itu, namun tidak sengaja terlihat oleh staf lain hingga sempat menyebar di internal Puskesmas sebelum dihapus.
“Kalau bilang kirim gambar video yang tidak baik itu betul. Tapi entah dong (mereka) berselingkuh atau tidak saya tidak tahu kakak, “ungkap petugas Puskesmas lainnya.
“Cuman video itu sudah dihapus, semua staff yang bersepakat untuk hapus. Kami berpikir itu masalah orang lain jadi kami hapus, “ujar petugas itu lagi.
Saat dikonfirmasi Kapus Palamea, Kecamatan Kasiruta Barat. FA mengatakan, dugaan perselingkuhan terhadap dirinya itu tidak benar dan hanya berita bohong semata.
“Untuk kasus tersebut saya sudah dikonfirmasi oleh beberapa wartawan, dan saya sudah sampaikan itu tidak benar, berita bohong, terimakasih, “singkatnya.
Ketika dikonfirmasi lebih lanjut, Kepala Puskesmas Palamea, FA sudah Enggan berkomentar dengan nomor 08229015xxxx. Hingga berita ini ditayangkan wartawan dalam upaya konfirmasi ke pihak-pihak terkait. (Red)













