HeadlineMaluku UtaraNasionalTopik Terkini

Koalisi Marhaen Gelar Aksi Demo di Kantor PT. ARA dan Kantor Kementerian ESDM RI

272
×

Koalisi Marhaen Gelar Aksi Demo di Kantor PT. ARA dan Kantor Kementerian ESDM RI

Sebarkan artikel ini
Dok. Media
Aksi Demo Koalisi Marhaen di Depan Kantor PT. ARA dan ESDM RI

JAKARTA, JELAJAHPOST.COM | Koalisi Marhaen menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Kantor PT Alam Raya Abadi (PT. ARA) Aksi dipimpin oleh Sukardi Husen sebagai Koordinator Lapangan, Kamis 19 Desember 2024.

Dalam orasinya, Sukardi menegaskan bahwa aksi tersebut adalah murni perjuangan masyarakat tanpa muatan politik apa pun.

“Aksi kita ini adalah aksi murni tuntutan masyarakat tanpa tendensia politik apa pun. Kami hanya memperjuangkan hak-hak masyarakat yang telah dirugikan oleh aktivitas PT Alam Raya Abadi, ‘tegas Sukardi, Kamis (19/12/24)

Koalisi Marhaen menuntut PT. ARA untuk segera menyelesaikan permasalahan yang ditimbulkan akibat aktivitas perusahaan, terutama terkait kerusakan lahan pertanian masyarakat yang tercemar oleh debu dari kendaraan berat pertambangan.

“PT Alam Raya Abadi sudah berulang kali berjanji untuk menyelesaikan masalah ini, namun hingga kini tidak ada realisasi. Lahan pertanian dan kebun kelapa masyarakat di samping kiri jalan houling sudah tidak bisa berproduksi akibat debu dari aktivitas perusahaan, “tuntutnya.

Selain itu, demonstran meminta PT ARA segera membebaskan lahan dan memberikan ganti rugi kepada masyarakat yang dirugikan.
Koalisi Marhaen juga menyatakan telah melakukan audiensi dengan pihak PT ARA pada hari yang sama. Namun, jika tidak ada komunikasi dan solusi konkret hingga Sabtu 21 Desember mendatang, mereka berencana menggelar aksi lanjutan dengan jumlah massa yang lebih besar.

“Apabila sampai hari Sabtu tidak ada komunikasi yang baik, maka pada hari Senin kami akan datang dengan gelombang massa yang lebih banyak lagi, “pungkas Sukardi.

Koalisi Marhaen berharap pihak PT Alam Raya Abadi segera memenuhi tuntutan masyarakat untuk menyelesaikan konflik ini secara baik-baik. Mereka juga meminta pemerintah, khususnya Kementerian ESDM, untuk turut campur tangan dalam menyelesaikan masalah yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat setempat.

Aksi ini berlangsung damai, namun para demonstran menyatakan akan terus memperjuangkan hak-hak masyarakat sampai tuntutan masyarakat di indahkan. (As)