HALSEL, JELAJAHPOST.COM | Sejumlah masyarakat Desa Palamea, Kecamatan Kasiruta Barat, Halmahera Selatan, Karim Hi. Subur kembali dikeluhkan oleh warganya dan bahkan BPD.
Hal itu disampaikan sejumlah warga Desa Palamea kepada Jelajahpost.com melalui telepon seluler, pada Kamis 3 Oktober 2024.
Menurut salah satu warga enggan namanya dipublis mengatakan bahwa, sejumlah pekerjaan infrastruktur di tahun 2023 hingga saat ini tidak selesai, salah satunya pengerejaan pagar desa.
“Kades ini sudah banyak dugaan korupsi dana desa tahun 2023. Banyak infrastruktur yang tidak selesai, ada pagar desa dari tahun 2023 sampai akhir 2024 ini belum selesai, bahkan sudah tidak dilanjutkan, “kata seorang warga, Kamis (3/0/24)
Perihal itu juga dibenarkan oleh Ketua BPD Palamea Irfan, Ia menjelaskan jika pembangungan pagar desa tersebut memang dianggarkan senilai 200 juta lebih dengan panjang 450 meter sejak tahun 2023 kemarin.
“Panjang pembangunan pagar desa yang dianggarkan di tahun 2023 itu 450 meter, dan anggaran pagar itu 200 juta lebih entah lebih nya berapa. Tapi pembangunan pagar di tahun 2023 itu memang belum selesai sampai sekarang ini, “jelasnya
Diketahui sebelumnya Kades Palamea Karim Hi Subur, diduga korupsi dana desa tahun anggaran 2023 dan dugaan manipulasi beberapa tanda tangan dalam laporan pertanggungjawaban (lpj) tahun 2023.
Kades Palamea Kasiruta Barat, Karim Hi Subur saat dikonfirmasi sedang tidak aktif hingga berita ini ditayangkan. (Red)













