HALSEL, JELAJAHPOST.COM| Masyarakat Desa Lemo-Lemo Kecamatan Gane Barat mengecam tindakan Kepala Desa soal Dana yang diperuntukan untuk Pangan sebesar Rp. 146 juta
Pasalnya, Kepala Desa Hamisi Taher diduga merubah usulan masyarakat yang menginginkan pengadaan bibit cengkeh, pala dan cacao atau Coklat dalam bahasa daerah
Ironisnya saat merubah usulan masyarakat tersebut, Hamisi Taher tidak berkoordinasi dengan Masyarakat. Bahkan Kepala Desa secara sepihak merubah usulan itu dengan melakukan pengadaan bibi Durian Gajah
“Kami sempat berkoordinasi dengan Kepala Desa untuk mempertanyakan pengadaan bibit melalui program pangan yang di klop sebesar Rp. 146 juta itu. Namun dia (Kades) mengaku tidak bisa mengabaikan instruksi Kepala Dinas PMD yang memintanya mengadakan bibit durian gajah,” kata warga yang enggan namanya di publish saat dikonfirmasi wartawan jelajahpost.com pada Kamis (19/12/2024)
Yang diminta bibit pala, cengkeh dan cacao sambung warga itu, Kepala Desa Secara sepihak menggantikan pengadaan bibit dengan bibit durian gajah yang di barengi alasan “ditekan pihak DPMD”
“Kepala Desa beralasan, jika penggantian bibit tersebut karena mendapat tekanan dari Dinas terkait dan jika hal itu tidak dia lakukan maka akan beresiko juga dengan perolehan Rumah Kumuh yang menjadi bantuan dari Dinas Perumahan dan Pemukiman Halmahera Selatan,” sambung warga lainnya
Tidak berhenti di situ, sejumlah warga juga mengaku akan menolak pengadaan bibit Durian yang nantinya akan didatangkan oleh Kepala Desa dan mereka akan mengadukan hal ini langsung ke Bupati
“Kami menolak bantuan bibit Durian yang akan diberikan oleh Kepala Desa melalui Dana Desa (Pangan) karena menurut kami, komitmen awal dari musyawarah adalah bibit pala, cengkeh dan cacao (coklat) kenapa yang dihadirkan malah bibit Durian. Kami akan mengadukan hal ini ke dinas terkait dan jika tidak diindahkan maka, akan kami tindak lanjuti ke Bupati,” pungkas warga
Sementara itu, Kepala Desa Lemo-Lemo, Hamisi Taher saat di konfirmasi jelajahpost.com via telpon WhatsApp membenarkan soal perintah atau arahan Kepala Dinas PMD untuk mengganti usulan masyarakat Desa berupa bibit cengkeh, pala dan cacao dengan bibit Durian Gajah
“Pengadaan bibit durian Gajah ini adalah arahan dari Kepala Dinas PMD dan jika tidak berhalangan hari sabtu atau minggu sudah kita mobilisasi ke Desa, karena kebetulan bibit pala, cengkeh dan cacao (Coklat) belum kita temukan makanya kita ikut arahan Kepala Dinas. Lagian bibit Durian itu adalah proyek Kepala Dinas,” ucap Hamisi
Hingga berita ni ditayangkan, wartawan jelajahpost.com masih dalam upaya mengkonfirmasi Kepala Dinas PMD (Awhy)













