DaerahKesehatanNasionalPemerintahanTopik Terkini

Hadiri Serah Terima, Bassam : Penggunaan Merkuri Pada Tambang Akan Ditiadakan

56
×

Hadiri Serah Terima, Bassam : Penggunaan Merkuri Pada Tambang Akan Ditiadakan

Sebarkan artikel ini

HALSEL, Jp | Isu terkait penggunaan merkuri menjadi perhatian besar Pemerintah Kabupaten Halsel sejak beberapa tahun terakhir. Terkait perihal itu pemerintah akan mengambil kebijakan untuk menghapus penggunaan bahan kimia tersebut.

Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan akan menekankan tambang emas tanpa merkuri. Hal tersebut dikatakan Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba ketika menghadiri kegiatan serah terima fasilitas pengolahan tambang emas tanpa merkuri di Desa Anggai Kecamatan Obi, Kabupaten Halmahera Selatan.

Bassam Kasuba mengatakan jika Pemkab Halsel dalam upaya untuk mengurangi penggunaan merkuri pada tambang-tambang emas skala kecil yang ada di Pulau Obi.

“Pemerintah berupaya semaksimal mungkin untuk mengurangi hingga meniadakan penggunaan merkuri di tambang emas yang ada di Pulau Obi. Dengan adanya alat pengolahan tanpa merkuri ini kita dapat mencapai target itu, “ujar Bassam Kasuba pada sambutannya. Kamis (08/02/2024).

Dikatakan orang nomor satu di Halsel itu, penghapusan merkuri dari sektor pertambangan emas akan dimulai dari skala yang kecil menjadi prioritas untuk dilakukan, dan dengan diserahkannya bantuan alat pengolahan emas tanpa merkuri menjadi langkah awal Pemkab Halsel. Pemerintah juga tengah melakukan konvensi minamata tentang penerbitan Undang- undang nomor 11 tahun 2017 dan peraturan Presiden nomor 21 tahun 2019 tentang pengurangan dan penghapusan, di tingkat nasional terpadu dan berkelanjutan, antara Pemerintah Pusat dan Daerah.

“Kita akan prioritaskan penghapusan penggunaan merkuri dari skala yang kecil, dan

untuk bantuan alat pengolahan emas tanpa merkuri di harapkan kepada masyarakat agar digunakan secara baik dan bijak dalam mengelola tambang, sehingga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat yang ada di Desa Anggai, “harapnya 

Selain itu, Bassam Kasuba menjelaskan jika diperlukannya transformasi teknologi pengolahan emas bebas merkuri tersebut untuk mengurangi dampak terhadap lingkungan, guna meningkatkan kualitas hidup yang sehat bagi masyarakat yang berada di sekitar tambang.

“Pengelolaan emas tanpa merkuri di desa Anggai ini diharapkan dapat menekan tingkat kerusakan lingkungan untuk keberlangsungan hidup dan juga demi generasi Halsel ke depannya, “tutup Bassam Kasuba (*Red)