DaerahEkonomi & BisnisOpiniTopik Terkini

Dengan APBN, PDAM Halsel Akan Realisasikan Program Inpres di Tahun Ini

54
×

Dengan APBN, PDAM Halsel Akan Realisasikan Program Inpres di Tahun Ini

Sebarkan artikel ini

HALSEL, Jp | Melalui program Instruksi Presiden (Inpres) Tentang Air Minum yang merupakan Program Pemerintah Pusat yang dialokasikan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Labuha Bacan, akan merealisasikan subsidi pemasangan meter pelanggan baru di tahun 2024 ini. 

Selain bertanggung jawab atas penyediaan air bersih di daerahnya yang memiliki jaringan distribusi air yang luas untuk menyalurkan air ke rumah-rumah warga, institusi pemerintah, dan tempat-tempat umum. PDAM Labuha juga akan menjalankan Program Instruksi Presiden (Inpres). Hal ini akan sangat membantu masyarakat dengan ekonomi menengah kebawah, dalam pendaftaran penyambungan pelanggan baru di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Labuha Bacan, Kabupaten Halmahera Selatan.

Pasalnya, di tahun 2024 ini program Inpres ini akan di realisasi menggunakan dana APBN dan melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi yang bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten/Kota serta PDAM, dengan Program Percepatan Penyediaan Air Minum Perkotaan Tahun Anggaran 2024.

Dikatakan sangat membantu karena program yang di cetus dari Instruksi Presiden ini sangat terjangkau untuk biaya pendaftaran, terutama bagi keluarga dengan ekonomi menengah kebawah. Untuk pemasangan pelanggan baru melalui PDAM Biaya administrasi pendaftaran sebesar Rp 200 ribu rupiah, terbilang sangat terjangkau. Sedangkan jika mengacu pada harga normal (reguler) biaya pendaftaran sebesar Rp 1.900 ribu rupiah.

Hal ini dibenarkan oleh Kepala Bagian (Kabag) Teknik PDAM Labuha, Fadel Taif saat di wawancarai di ruang kerjanya pada Rabu (10/01/2024).

Dikatakan Fadel, terkait dengan program tersebut akan berjalan di tahun 2024 dan sementara pihaknya telah melakukan pendataan dengan kategori keluarga ekonomi menengah kebawah.

Dijelaskan Fadel juga, jika yang sudah di data total nya 905 calon pelanggan baru di 6 (enam) Kecamatan, Kabupaten Halmahera Selatan. Diantaranya Kecamatan Bacan Selatan 284 pelanggan yang sudah di data. Di Kecamatan Bacan, terdata 89 pelanggan, Bacan Timur 22 pelanggan, dan untuk Kecamatan Gane Barat Utara 58 pelanggan, sementara Kecamatan Kayoa Selatan sebanyak 397 calon pelanggan baru PDAM.

“Jadi yang sudah didata itu ada beberapa desa di 6 kecamatan dengan total keseluruhan 905 calon pelanggan untuk pemasangan baru, dan targetnya akan direalisasikan di tahun 2024 ini, ” ucap Fadel.

Selain itu, Fadel juga mengungkapkan. Jika instruksi pusat untuk pemasangan baru, diperuntukkan untuk keluarga ekonomi menengah kebawah yang sudah memiliki tempat tinggal atau rumah sendiri. Dengan biaya pendaftaran sebesar Rp 200.000 /pelanggan dan targetnya direalisasi pada bulan maret mendatang.

“ini arahan langsung dari pusat, untuk program Inpres diperuntukkan untuk kalangan menengah kebawah dan untuk wilayah dan tempat tinggalnya kami data sesuai instruksi, yang kemudian data tersebut akan direkap dan diversifikasi, ” ungkapnya.

“Sementara realisasi nya ditargetkan pada bulan tiga (maret) di tahun 2024 ini. Untuk biaya administrasi nya itu juga instruksi langsung melalui Program Inpres, yaitu 200rb/pelanggan baru tidak bisa dilebihkan, “pungkas Fadel Taif.  (*KnM)