AdvertorialDaerahEkonomi & BisnisHalmahera SelatanMaluku UtaraNasionalTopik Terkini

Bassam Kasuba Hadiri Workshop Nasional GEF 7, Promosikan Perkembangan Pertanian di Halmahera Selatan

69
×

Bassam Kasuba Hadiri Workshop Nasional GEF 7, Promosikan Perkembangan Pertanian di Halmahera Selatan

Sebarkan artikel ini

BOGOR, JELAJAHPOST.COM | Bupati Halmahera Selatan (Halse), Hasan Ali Bassam Kasuba, menghadiri workshop nasional GEF 7 yang diselenggarakan Balai Besar Pengujian Standar Instrumen Bioteknologi dan Sumber Daya Genetik Pertanian, Kementerian Pertanian di Hotel Swiss-Bell In, Bogor, pada Selasa (06/08/2024). 

Mewakili Maluku Utara (Malut) Bassam Kasuba menjadi salah satu narasumber yang berpartisipasi dalam sosialisasi, koordinasi, dan sinergi untuk mendapatkan masukan serta dukungan dari berbagai pemangku kepentingan.

Bupati Bassam Kasuba jadi naramsumber di Worksop Nasional GEF 7 di Bogor, Jawa Barat

Proyek GEF 7 berfokus pada pengembangan komoditas pertanian seperti padi, talas, uwi, cengkeh, dan pala di Jawa Tengah, Kalimantan Tengah, dan Maluku Utara.

Bassam Kasuba mengungkapkan, “Ini adalah kesempatan bagi pemerintah daerah Halmahera Selatan untuk berkontribusi dalam diskusi GEF 7 dan mempromosikan perkembangan pertanian di wilayah kami, “ungkap Bassam, Selasa (6/8/24)

Dijelaskannya bahwa, Kabupaten Halmahera Selatan terdiri dari 30 kecamatan dan 249 desa dengan luas wilayah 40 ribu kilometer persegi, di mana 78 persen adalah lautan dan 22 persen daratan. Hal ini menjadi tantangan besar dalam pelaksanaan program-program pertanian.

“Dalam tiga tahun terakhir, pemerintah daerah Halmahera Selatan telah melaksanakan beberapa program pengembangan perkebunan, termasuk pengadaan bibit pala dan cengkeh sebanyak 167.475 unit untuk 87 kelompok, pengendalian organisme pengganggu tanaman, serta penyediaan sarana perkebunan seperti jalan produksi untuk 62 kelompok, “jelas Bassam

Bassam menuturkan, jika daerah ini kini lebih dikenal dengan industri pengolahan nikel di Pulau Obi, yang menggeser fokus ekonomi dari pertanian ke industri.

“Kami berharap dengan mengikuti proyek ini, pemerintah pusat dapat melihat potensi unggulan pertanian Halmahera Selatan dan membantu menghadirkan industri pengolahan di daerah kami,” tuturnya (Red)