TERNATE, JELAJAHPOST.COM | Curah hujan deras mengguyur wilayah Kota Ternate dalaam beberapa hari terakhir menyebabkan terjadinya bencana banjir di beberapa daerah, termasuk kelurahan Akehuda, Ternate Utara, Minggu (15/12/24)
Puluhan rumah warga terendam air dengan ketinggian mencapai hampir dari 1 meter, sejak pukul 16:00 wit. Kondisi ini membuat aktivitas warga lumpuh dan memaksa sebagian dari mereka mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Salah seorang warga terdampak, Iskandar (42) mengungkapkan bahwa banjir ini bukan pertama kali terjadi. “Setiap hujan deras, kami selalu was-was. Saluran drainase di sini tidak mampu menampung debit air, sehingga air meluap ke pemukiman, “ungkap Iskandar, Minggu (15/12/24)
Menurutnya, banjir tersebut karena adanya luapan dari sungai (kali) Tubo, akibat dari derasnya hujan yang melanda dalam beberapa waktu ini.
“Ini air dari jalur kali Tubo, jadi sekitar jam 4 sore tadi air mulai meningkat hingga kurang lebih 1 meter. Air masuk hingga ke rumah permukiman warga, “tuturnya.
Warga tersebut mengungkapkan jika, akibat dari bencana ini tidak ada korban jiwa. Namun terdapat kerugian materil yang mencapai hingga puluhan juta rupiah.
“Tidak ada korban jiwa, tapi banyak kerugian harta benda akibat bencana ini, sejumlah alat elektronik dan bahkan ada ijazah yang ikut terendam banjir, “ungkapnya.

Warga dan juga mahasiswa terdampak, berharap serta mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate segera mengambil langkah konkret dalam mengatasi masalah banjir yang kerap terjadi. Mereka berharap adanya perbaikan infrastruktur, seperti saluran drainase yang lebih memadai, serta langkah mitigasi bencana yang lebih terencana.
“Kami merasa perhatian pemerintah masih kurang terhadap masalah ini. Kami butuh solusi, bukan hanya janji, “sebut warga lainnya.
Sementara itu, Pemkot Ternate menyatakan akan segera melakukan evaluasi terhadap sistem drainase di wilayah tersebut. Melalui Kepala BPBD Ternate, dalam keterangannya mengatakan, bahwa pihaknya telah mengerahkan tim untuk membantu evakuasi warga dan memberikan pertolongan pertama bagi warga terdampak.
Bencana banjir menjadi pengingat, pentingnya perencanaan infrastruktur yang baik dan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan untuk mencegah bencana serupa di masa depan. Warga berharap pemerintah dapat segera menindaklanjuti keluhan mereka agar situasi ini bisa terurus. (An)













