BeritaDaerahHalmahera SelatanHukrimKesehatanMaluku UtaraTopik Terkini

Dana BOK Jadi Bancakan, Kapus Indari Terancam Diseret ke DPR

1330
×

Dana BOK Jadi Bancakan, Kapus Indari Terancam Diseret ke DPR

Sebarkan artikel ini

HALSEL, JELAJAHPOST.COM_Dana BOK di Puskesmas Indari bahkan mencapai hampir Rp.1 miliar, namun faktanya hanya remah yang sampai ke tenaga kesehatan lapangan.

Sejumlah masyarakat dan tenaga kesehatan pun meluapkan amarahnya. Mereka menilai dana yang semestinya menopang pelayanan publik justru dijadikan bancakan oknum pimpinan puskesmas.

“Kami hanya menerima Rp170 ribu per hari saat turun ke desa. Untuk tiga hari kegiatan, hanya Rp. 510 ribu. Padahal anggaran miliaran rupiah. Jelas ada permainan kotor di dalam. Kapus seolah menjadikan puskesmas ini ladang bisnis pribadinya,” tegas salah satu sumber.

Menanggapi hal ini, Sekretaris Komisi I DPRD Halmahera Selatan, Henry Romington Karafe, menegaskan pihaknya akan segera memanggil Kepala Puskesmas Indari untuk dimintai pertanggungjawaban.

“Kalau benar anggaran BOK dipakai untuk membayar bodi pribadi, ini bentuk penyalahgunaan kewenangan. Kami akan panggil Kapus Indari untuk menjelaskan, dan ini harus ditindak tegas,” tegas Henry saat dikonfirmasi jelajahpost.com via pesan WhatsApp, Sabtu (13/09/2025)

Komisi I menilai, Bupati Halmahera Selatan tidak boleh tinggal diam melihat dugaan praktik menyimpang ini. Evaluasi segera terhadap kinerja Kepala Puskesmas Indari harus dilakukan agar persoalan serupa tidak merembet ke puskesmas lain.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada Kepala Puskesmas Indari, Badawi Kamarullah. Namun, dugaan penyalahgunaan dana BOK ini sudah memicu keresahan di kalangan masyarakat yang menilai pelayanan kesehatan seolah dijadikan ladang bisnis pribadi.

Reporter : Awhy