BeritaDaerahHalmahera SelatanHukrimKesehatanMaluku UtaraTopik Terkini

Kadinkes Halsel Bungkam Soal Dugaan Skandal Dana BOK Rp1 Miliar

1184
×

Kadinkes Halsel Bungkam Soal Dugaan Skandal Dana BOK Rp1 Miliar

Sebarkan artikel ini

HALSEL, JELAJAHPOST.COM – Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Halmahera Selatan, Asia Hazim, diduga menolak memberikan konfirmasi terkait dugaan ketidaktransparanan pengelolaan Dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) senilai hampir Rp1 miliar di Puskesmas Indari, Kecamatan Bacan Barat.

Upaya konfirmasi dilakukan wartawan dengan mendatangi langsung ruang kerja Kadinkes. Namun, Asia Hazim melalui sekretaris pribadinya beralasan sedang mengikuti rapat dan menolak ditemui. Pesan yang disampaikan sespri Kadinkes hanya mengarahkan agar persoalan dana BOK ditanyakan langsung ke Kepala Puskesmas Indari, Badawi Kamarullah.

“Ibu Kadis menyampaikan bahwa semua dana BOK masuk ke rekening Kapus, jadi silakan tanya langsung ke beliau,” ungkap sespri kepada wartawan.

Sikap bungkam ini memicu sorotan publik. Pasalnya, dana BOK merupakan bantuan vital pemerintah pusat untuk menunjang operasional puskesmas, mulai dari pengadaan alat medis, peningkatan pelayanan kesehatan, hingga program pemberdayaan masyarakat. Dengan nilai yang mencapai Rp1 miliar, masyarakat menilai seharusnya penggunaan dana ini dipertanggungjawabkan secara terbuka, bukan justru ditutup-tutupi.

Sejumlah pengamat bahkan menduga ada indikasi penghindaran transparansi dari pejabat Dinas Kesehatan. Jika benar terjadi penyalahgunaan, hal ini bukan hanya merugikan masyarakat, tetapi juga mencederai amanah publik terhadap pengelolaan dana kesehatan.

Hingga berita ini dipublikasikan, baik Kadinkes Halmahera Selatan Asia Hazim maupun Kepala Puskesmas Indari, Badawi Kamarullah, belum memberikan penjelasan resmi. Publik kini mendesak DPRD Halsel untuk segera memanggil keduanya dan membuka persoalan ini secara terang-benderang.

Reporter : Didi