DaerahMaluku UtaraPolitikTopik Terkini

Demokrasi Dan Isu Dinasti di Pilkada Maluku Utara

35
×

Demokrasi Dan Isu Dinasti di Pilkada Maluku Utara

Sebarkan artikel ini

MALUKU UTARA, JELAJAHPOST.COM | Demokrasi adalah sistem pemerintahan dimana seluruh rakyat terlibat dalam pengambilan keputusan melalui perwakilan mereka, yang dikenal sebagai pemerintahan rakyat. 

Selain itu, demokrasi juga merupakan konsep yang menekankan kesetaraan hak dan kewajiban, serta perlakuan yang adil bagi semua warga negara

Salah satu contoh paling klasik dari demokrasi adalah pemilihan umum. Warga negara memiliki hak untuk memilih pemimpin politik, seperti presiden, gubernur, walikota, dan anggota parlemen, berdasarkan pilihan mereka dalam pemilihan umum. Pemilihan ini memberikan rakyat kekuasaan untuk memilih para pemimpin mereka.

“Dalam hal menentukan pemimpin pada sistem demokrasi yang dianut Negara ini adalah kewenangan menentukan sikap diserahkan sepenuhnya oleh rakyat untuk menentukan pilihan yang artinya President, Gubernur maupun Bupati dipilih oleh rakyat dan bukan dinobatkan. Pertanyaan yang kemudian muncul dari mana ruang dinasti bisa didudukkan pada sistem demokrasi ini,” kata Iksan Kaleserang Sekretaris DPD PKS Kabupaten Halmahera Selatan saat dikonfirmasi jelajahpost.com Jum’at (06/09/2024) di ruang kerjanya

Hal itu, senada dengan pernyataan para ahli seperti Abraham Lincoln: Salah satu definisi paling terkenal tentang demokrasi, yang mendeskripsikan jika Demokrasi merupakan pemerintahan rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.

Dalam pandangan Lincoln, demokrasi melibatkan partisipasi aktif rakyat dalam pemerintahan dan mengutamakan kepentingan rakyat.

“Hal ini sudah sangat jelas jika dinasti bukan kata yang pas untuk disandingkan pada sistem Demokrasi Indonesia yang kita anut saat ini,” tutup Iksan (Wiken)