AdvertorialDaerahHalmahera SelatanMaluku UtaraNasionalTopik Terkini

Harita Nickel Tingkatkan Upaya Konservasi melalui MoU dengan Kemenko Marves di Jakarta

145
×

Harita Nickel Tingkatkan Upaya Konservasi melalui MoU dengan Kemenko Marves di Jakarta

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, JELAJAHPOST.COM |PT. Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL), dikenal dengan nama Harita Nickel, menegaskan kembali komitmennya terhadap konservasi lingkungan dengan menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) bersama Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves).

Penandatanganan MoU berlangsung di Hotel Borobudur Jakarta 27 Juli 2024, merupakan bagian dari kolaborasi berkelanjutan dalam program rehabilitasi mangrove.(27/07/2024)

Acara ini menandai keberhasilan tahun ketiga Harita Nickel dalam mendukung program rehabilitasi mangrove yang merupakan bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang diprakarsai oleh Kemenko Marves Luhut Binsar Panjaitan.

Tonny Gultom, Direktur HSE Harita Nickel, menyatakan bahwa kerjasama ini merupakan contoh nyata dari dedikasi perusahaan terhadap prinsip keberlanjutan.

“Melalui rehabilitasi mangrove dan berbagai inisiatif pelestarian lingkungan lainnya, kami menegaskan komitmen Harita Nickel terhadap prinsip-prinsip ESG. Kolaborasi ini sangat penting untuk mencapai target rehabilitasi mangrove nasional,” jelas Tonny.

Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan Lingkungan dan Kehutanan Kemenko Marves, Nani Hendiarti, memberikan apresiasi atas dukungan luas yang diterima dalam program ini. Nani menekankan bahwa sinergi antara berbagai pihak, termasuk sektor swasta, NGO, dan BUMN, sangat diperlukan untuk mencapai target nasional rehabilitasi 600.000 hektare lahan mangrove pada 2024.

“Fungsi mangrove dalam mitigasi perubahan iklim sangat penting, terutama dalam mengatasi dampak seperti banjir rob dan kenaikan permukaan air laut yang mencapai 0,8-1,2 cm per tahun. Ekosistem ini memainkan peran krusial dalam pengelolaan karbon biru,” tambah Nani.

Sejak dimulainya inisiatif ini pada 2021, Harita Nickel telah menanam 67.691 bibit mangrove di area seluas 23,04 hektare di beberapa lokasi di Kabupaten Halmahera Selatan. Selain itu, perusahaan ini juga telah memasang lebih dari 1.700 blok terumbu karang buatan untuk mendukung pertumbuhan ikan dan meningkatkan perekonomian lokal.

Program pemantauan laut yang dijalankan oleh Harita Nickel mencakup pengawasan kualitas air laut, sedimen, dan biota laut. Penandatanganan MoU ini bertepatan dengan peringatan Hari Mangrove Sedunia yang diselenggarakan oleh Kemenko Marves, KLHK, dan KKP, dan turut diwarnai dengan talkshow dan diskusi mengenai perlindungan ekosistem karbon biru.

Harita Nickel, bagian dari Harita Group, mengoperasikan tambang dan fasilitas pemrosesan nikel terintegrasi di Pulau Obi, Halmahera Selatan. Perusahaan ini juga berkontribusi dalam industrialisasi Indonesia melalui teknologi High Pressure Acid Leach (HPAL) untuk mengolah nikel limonit menjadi material baterai untuk kendaraan listrik. (Red)