DaerahPemerintahanTopik Terkini

Tahun Ini, Dana Untuk Hotmix Jalan Obi Naik Jadi 8 Miliar

43
×

Tahun Ini, Dana Untuk Hotmix Jalan Obi Naik Jadi 8 Miliar

Sebarkan artikel ini

HALSEL,JP| Tahun ini, Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), kembali mengalokasikan Rp. 8 Miliar untuk melanjutkan pembangunan jalan di Pulau Obi. Dimana, pada tahun 2023 lalu Rp. 7 miliar sudah dialokasikan Pemda untuk pembangunan hotmix sepanjang 3 kilometer yang menghubungkan Desa Laiwui dengan Desa Jikotamo

Hal itu dikemukakan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, Ikbal Mustafa, ketika dikonfirmasi jelajahpost.com pada Minggu (28/01/2024). Menurutnya tahun 2023 lalu pemda mengalokasikan dana sebesar 6,8 miliar. Namun tahun ini dibawah kepemimpinan Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba Pemda kembali menggelontorkan Rp. 8 Miliar dana untuk kelanjutan pembangunan hotmix itu

“Pemkab Halsel, tetap melanjutkan pembangunan jalan di Pulau Obi, seperti yang sudah dilakukan pada tahun 2023”,tegas Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Halsel, Ikbal Mustafa saat dikonfirmasi media ini, pada Minggu (28/01/2024).

Ikbal juga menyampaikan kalau, Pagu anggaran untuk tahun 2024 naik menjadi Rp.8 miliar, dibandingkan dengan tahun 2023 yang dianggarkan sebesar 7 miliar. Kontrak pada tahun 2023 sebesar 6,8 miliar untuk hotmix dengan panjang jalan 3 kilometer.

“Pagu anggaran tahun 2024 naik menjadi 8 miliar, dibandingkan dengan tahun 2023 yang lalu, dianggarkan sebesar 7 miliar,” Cetus Ikbal

Ikbal Mustafa juga menyampaikan bahwa, pembangunan jalan dalam kota ini tentunya akan memberikan banyak manfaat bagi masyarakat setempat, mulai dari memperlancar akses transportasi, meningkatkan perekonomian, hingga memberikan kemudahan dalam beraktivitas.

Oleh karena itu, dukungan penuh dari pemerintah dalam proyek ini patut diapresiasi dan direspon positif. Di samping itu, perlu juga disadari bahwa pembangunan infrastruktur memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mendukung pembangunan daerah (@why)